Jakarta – Sebuah spanduk berisi imbauan untuk mengedepankan aksi damai dan menolak tindakan anarkisme terpantau terpasang di pagar kawasan Monumen Nasional (Monas), Jakarta Pusat. Spanduk tersebut terlihat pada momentum peringatan Hari Reformasi yang diperingati setiap 21 Mei.
Keberadaan spanduk tersebut diduga berkaitan dengan rencana aksi unjuk rasa yang akan digelar oleh sejumlah elemen masyarakat dan mahasiswa di kawasan sekitar Monas. Pesan yang disampaikan melalui spanduk tersebut mengajak seluruh peserta aksi untuk menyampaikan aspirasi secara damai, tertib, dan bertanggung jawab.
Ridwan, salah seorang warga yang melintas di Jalan Medan Merdeka Selatan, mengaku mendukung keberadaan spanduk tersebut. Menurutnya, pesan yang terkandung dalam spanduk dapat menjadi pengingat bagi para peserta aksi agar tetap menjaga ketertiban selama menyampaikan aspirasi.
“Saya berharap dengan adanya spanduk imbauan ini, aksi yang dilakukan mahasiswa maupun kelompok masyarakat lainnya di sekitar Monas dapat berlangsung aman, tertib, dan damai, sehingga tidak terjadi tindakan anarkis yang dapat merugikan banyak pihak,” ujarnya.
Ridwan juga berharap aspirasi yang disampaikan dalam aksi unjuk rasa benar-benar mencerminkan kepentingan masyarakat luas, bukan kepentingan kelompok atau golongan tertentu. Selain itu, ia menekankan pentingnya menjaga ketertiban selama aksi berlangsung agar tidak mengganggu aktivitas masyarakat yang berada di sekitar lokasi.
Menurutnya, penyampaian pendapat di muka umum merupakan hak setiap warga negara yang harus dihormati. Namun, pelaksanaannya perlu dilakukan secara damai dan bertanggung jawab agar tujuan penyampaian aspirasi dapat tercapai tanpa menimbulkan gangguan terhadap keamanan dan ketertiban umum.





