Maluku – Abdullah Marasabessy, pemimpin pemuda Kailolo, menyampaikan keprihatinannya atas insiden bentrok antarwarga yang terjadi dan berpotensi mengganggu stabilitas keamanan di Maluku. Ia menegaskan bahwa situasi seperti ini tidak boleh dibiarkan berlarut-larut karena dapat berdampak luas bagi kehidupan sosial masyarakat.
Menurutnya, Maluku memiliki sejarah panjang persaudaraan dan kebersamaan yang harus terus dijaga. Karena itu, ia mengajak seluruh masyarakat untuk menahan diri, tidak terpancing emosi, serta tidak mudah mempercayai informasi yang belum jelas sumber dan kebenarannya.
Abdullah menekankan bahwa penyelesaian setiap persoalan harus mengutamakan dialog, musyawarah, dan pendekatan kekeluargaan. Peran tokoh adat, tokoh agama, dan aparat keamanan dinilai sangat penting dalam menciptakan ruang komunikasi yang sejuk dan solutif.
Ia juga mengingatkan generasi muda agar tidak terlibat dalam tindakan yang dapat memperkeruh suasana. “Mari kita jaga negeri ini bersama. Jangan biarkan perbedaan menjadi pemicu perpecahan. Kita semua punya tanggung jawab untuk menjaga Maluku tetap aman dan damai,” tegasnya.
Lebih lanjut, Abdullah berharap seluruh elemen masyarakat dapat memperkuat koordinasi dan kebersamaan, sehingga setiap potensi konflik dapat segera diredam dan situasi kamtibmas tetap kondusif demi keberlangsungan aktivitas masyarakat serta pembangunan daerah.





